SURAKARTA – Dalam memperingati Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) Hizbul Wathan Universitas Muhammadiyah Surakarta bersama Hizbul Wathan Kafilah Penuntun se-Indonesia mengadakan gerakan pungut sampah serentak yang dilakukan di sekitar area kampus perguruan tinggi Muhammadiyah, Minggu, (21/2/2021).

Gerakan ini melibatkan 23 kafilah penuntu Hizbul Wathan yang tersebar luas di seluruh Indonesia diantaranya Kafilah Penuntun Moh Djazman (UMS), Kafilah Penuntun Abdul Qadir Sarro Unismuh Makassar, Kafilah Penuntun AR. Fachruddin STMIK – MPB, Kafilah Penuntun Faqih Usman UMPurworejo, Kafilah Penuntun Panrita Kitta IAI Muhammadiyah Sinjai, kafilah penuntun muh darwi (Unimma), kafilah Penuntun KH Ahmad Dahlan Universitas Muhammadiyah Jambi, Khafilah Penuntun KH Mas Mansur Universitas Muhammadiyah Surabaya, Kafilah KH. M. Bedjo Dermoleksono Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), Kafilah Jenderal Soedirman Universitas Muhammadiyah Semarang, Kafilah Penuntun Abdurrahman Universitas Muhammadiyah Pekajangan Pekalongan, Kafilah Jenderal Sudirman Universitas Pendidikan Muhammadiyah (UNIMUDA) Sorong, Kafilah K.H Abdurrachim Nur Universitas Muhammadiyah Sidoarjo, Kafilah Kasman Singodimedjo Universitas Muhammadiyah Metro, Kafilah Dzamhari dan Dewi Sartika UM bandung, Kafilah Muhammad Al-Fatih Unmuh Ponorogo, Kafilah Al-Fanani Universitas Muhammadiyah Jember, Kafilah Garuda Perkasa (GARSA) Universitas Muhammadiyah Kotabumi, Kafilah Ak Anshori Universitas Muhammadiyah Purwokerto, Kafilah Salman al-Farisi (STIKES), Kafilah Penuntun R.H Hadjid Universitas Muhammadiyah Palopo, Kafilah Penuntun Panglima Jenderal Sudirman Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ), Kafilah Universitas Ahmad Dahlan Yogyakarta.

Selain memperingati HPSN 2021, gerakan pungut sampah nasioanl ini juga bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan aksinyata terhadap kepedulian lingkungan, kita juga tahu bahwa Hizbul Wathan sendiri merupakan kepanduan yang bergerak dan bergiat di alam serta Lingkungan. Saat ini sampah pelastik menjadi salah satu masalah di Indonesia, tentu pungut sampah serta peduli lingkungan harus menjadi kebiasaan bagi kita semua, gaya hidup zero waste juga menjadi sarana untuk mewujudkan Indonesia bebas sampah. ungkap Rakanda Taufik selaku Ketua Bina Karya Mandiri (BKM) HW UMS yang merupakan Koordinator Gerakan Pungut Sampah Nasional Kafilah Penuntun Hizbul Wathan.

​Seluruh sampah yang terkumpul kemudian di pilah dan dipilih untuk dipisahkan mana organik dan mana non-organik, kita juga memisahkan sampah yang kiranya masih bisa di olah dan di daur ulang oleh temn-teman hizbul wathan ums, tambahnya.

Ivan Fadila selaku ketua Kafilah Penuntun Moh. Djasman Universitas Muhammadiyah Surakarta turut menanggapi kegiatan ini dengan rasa syukurnya, “Alhamdulillah telah dilaksanakan salah satu rangkaian kegiatan untuk memperingati Hari Peduli Sampah Nasional, dengan adanya gerakan bersih kampus yang dilaksanakan di beberapa perguruan tinggi Muhmmadiyah terutama di UMS yang di laksanakan sekitar area kampus 1 dan 2 ini diharapkan mampu menumbuhkan kesadaran akan kebersihan lingkungan dan kepedulian alam sekitar kita. Tak terlepas dari 2 hal tadi, kegiatan ini juga diharapkan menjadi ajang menumbuhkan kepedulian sosial kepada masyarakat sekitar.

​“Saya Sangat mengapresiasi kegiatan teman-teman Hizbul Wathan UMS ini, karena saat ini saya rasa sudah jarang pemuda yang baik hati, mau membersihkan sampah dan peduli lingkungan di tempat umum” ungkap ramanda Ilham selaku Ketua bidang lingkungan hidup dan kebencanaan Qobilah HW UMS, beliau juga turut memberikan siomay secara gratis kepada seluruh peserta gerakan pungut sampah di lingkungan kampus UMS.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here